Contact Us
Address
iClean Indonesia

Wisma BNI 46 Lt. 43

Jl. Jend. Sudirman Kav.1

Jakarta 10220

Phone: 021-5748968

Fax: 021-5333407

 

Factory:

Kompleks Industri Taman Tekno

Sektor XI - blok J3 19

BSD City

Phone: 021-33673375 / 95334335

Fax: 021-75880006

 

E-mail customercare@iclean.co.id
Phone 021-5748968
Fax 021-5333407
 
Product Gallery
Scale Off
 

RinseMaxx
 

 
Pengunjung: 26710
Home
 
What is Swine Flu ?

Apakah Swine Flu itu?

 

A-H1N1 atau “swine flu” adalah virus influenza baru yang menyebar dari orang ke orang, kemungkinan besar melalui cara yang sama dengan virus influenza biasa menyebar. Menurut hasil tes laboratorium, sebagian besar gen yang terdapat dalam swine flu ini memiliki 2 jenis gen virus flu, virus pada babi di daerah Eropa & Asia, virus flu burung serta gen manusia.

CDC (Centers for Disease Control) sebuah lembaga penanggulangan penyakit telah menetapkan bahwa virus A-H1N1 menular dan menyebar melalui peorangan, seperti layaknya penyebaran virus flu biasa, melalui batuk atau bersin. Memegang benda-benda yang telah terkontaminasi, lalu menyentuh mulut atau hidung mereka pun dapat menjadi indikasi penyebaran virus flu ini. Belum diketahui seberapa kuat tingkat kontaminasi virus A-H1N1 pada populasi umum. 

Virus A-H1N1 tidak menyebar melalui makanan, Anda tidak akan terjangkit swine flu hanya  dengan memakan daging babi atau produk olahan yang terbuat dari daging babi. Memakan produk babi yang ditangani dan dimasak dengan baik tidaklah berbahaya.

Gejala virus flu A-H1N1 pada manusia sama dengan gejala virus flu biasa; demam, batuk, infeksi tenggorokan, pilek atau hidung tersumbat, badan pegal-pegal, pusing, panas dingin dan letih. Beberapa orang yang telah terjangkit virus ini dilaporkan juga menderita diare dan muntah-muntah. Kemungkinan terparah dari penyakit ini adalah kematian.   

        Menurut laporan, penjangkitan terjadi pada orang – orang dengan  rentan usia 5 – 24 tahun, wanita hamil, dan orang-orang dalam kondisi medis tertentu seperti: asma, diabetes adalah mereka yang berperluang terinfeksi virus A-H1N1.     Sampai saat ini dilaporkan terdapat beberapa kasus & tidak ada resiko kematian pada orang berusia lebih dari 64 tahun, yang tidak biasa dibandingkan dengan flu influenza pada umumnya. CDC dalam penelitiannya melihat kemungkinan penyembuhan alami (imun) terhadap virus ini, bergantung pada usia mereka. Laporan sebelumnya mengindikasikan belum ada anak-anak dan orang dewasa dibawah usia 60 tahun yang memiliki anti bodi alami untuk melawan virus A-H1N1. Namun sepertiga dari orang dewasa diatas usia 60 tahun memiliki anti bodi untuk melawan virus A-H1N1.

        Virus flu menyerang manusia melalui sistem pernafasan atas, bukan melalui air. Rekreasi hiburan air yang telah diberi disinfektan sesuai dosis yang disarankan (1-3 ppm Clorine untuk kolam renang dan 2-5 ppm clorine untuk spa) tidak akan  menyebabkan resiko perpindahan virus. Menurut penelitian virus A-H1N1 lemah terhadap chlorinedan disinfektan yang digunakan di kolam renang, spa, permainan air, air mancur interaktif, dan   rekreasi hiburan air lainnya yang telah didisinfektan dengan baik.

Virus A-H1N1 yang menyebar di tempat rekreasi hiburan air, sama halnya dengan penyebaran biasa pada umumnya yaitu melalui batuk atau bersin dari orang yang terkena influenza. Terkadang orang juga dapat terinfeksi dengan menyentuh barang-barang yang telah terkontaminasi dengan virus flu dan menyentuh mulut atau hidung mereka.

 

Pencegahan & Pengobatan

 

Sampai saat ini belum ditemukan vaksin yang dapat melindungi manusia dari virus H1N1. Namun ada banyak cara untuk dapat mencegah penyebaran virus ini.

Tips untuk mencegah Anda terjangkit dari Virus H1N1:

Ø  Tutup hidung dan mulut dengan tissue, bila Anda batuk atau bersin. Buanglah tissue pada tempat sampah setelah digunakan.

Ø  Cucilah tangan secara rutin dengan sabun, terutama setelah Anda batuk atau bersin. Hand-sanitizer yang mengandung alcohol juga efektif untuk digunakan.

Ø  Hindari menyentuh mata, hidung atau mulut Anda. Bakteri menyebar melalui sentuhan tersebut.

Ø  Cobalah hindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit.

 

Aksi penting lainnya yang dapat Anda lakukan:

Ø  Ikuti saran dari ahli kesehatan berkenaan dengan penutupan sekolah dan hindari keramaian.

 

Berjaga-jagalah bila suatu saat Anda sakit dan perlu beristirahat di rumah selama kurang lebih 1 minggu; persediaan obat-obatan, hand sanitizer, tissue dan benda-benda lain yang berkaitan untuk membantu Anda selama masa penyembuhan di rumah.

Mencuci tangan sesering mungkin dapat membantu Anda terlindung dari kuman & bakteri, cucilah tangan dengan sabun & air. Sangat disarankan untuk mencuci tangan selama 15-20 detik atau gunakan tissue basah berbahan dasar alcohol atau hand sanitizer.

Beristirahatlah di rumah bila Anda sakit selama 7 hari, hal ini dilakukan untuk mencegah penularan pada orang lain dan menyebarkan virus lebih lanjut.

Untuk pengobatan disarankan untuk menggunakan oseltamivir atau zanamivir, obat antiviral (pil, obat cair, atau bubuk yang dihirup) yang merupakan obat dengan resep dokter. Obat antiviral membantu meringankan penyakit Anda dan membaik dengan cepat. Obat ini juga dapat menanggulangi komplikasi flu serius.

Untuk itu kebersihan permukaan, seperti nakas, kamar mandi, dapur dan mainan anak gunakan disinfektan rumah tangga sesuai petunjuk pemakaian.

Kontaminasi & Pembersihan

Penelitian menunjukkan bahwa, virus influenza dapat bertahan pada permukaan dan menginfeksi manusia 2-8 jam setelah berada di permukaan. Virus influenza dapat dimatikan dengan panas (162-212oF [75-100oC]).

Sebagai tambahan, beberapa bahan kimia pembunuh bakteri, termasuk chlorine, hydrogen peroxide, detergent (sabun), iodophors (iodine-based antiseptics), dan alcohol efektif untuk membunuh virus influenza pada manusia bila digunakan pada dosis yang wajar & jangka waktu tertentu. Sebagai contoh, tissue atau hand sanitizer berbahan alcohol dapat digunakan untuk membersihkan tangan, dan diusapkan sampai kering.

Bakteri dapat menyebar saat seseorang memegang barang yang terkontaminasi dengan bakteri, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka. Cairan lendir dari batuk atau bersin dari orang yang telah terinfeksi berpindah melalui udara.

Linen, peralatan makan, dan cucian kepunyaan orang yang sedang sakit tidak perlu dibersihkan secara terpisah, namun yang penting barang-barang tersebut harus dicuci dahulu sebelum dipakai orang lain. Linen (seperti: seprei dan handuk) harus dicuci dengan sabun cucian rumah tangga khusus dan dikeringkan pada suhu yang panas.

Setiap individu sebaiknya menghindari untuk menyentuh cucian secara langsung saat akan mencuci untuk mencegah penularan terhadap dirinya sendiri, mencuci tangan dengan sabun dan air atau pembersih berbahan dasar alcohol secepatnya setelah memegang cucian kotor.

Peralatan makan harus dicuci dengan menggunakan air dan sabun, baik melalui pencucian dengan mesin pencuci piring ataupun manual.

Untuk pencegahan di rumah, setiap permukaan (seperti: meja di kamar tidur, permukaan di kamar mandi, meja dapur & mainan anak) dibersihkan  dengan menggunakan cairan disinfektan sesuai dengan petunjuk pemakaian yang tertera.    

 

     

Your solution way to be health

Maraknya swine flu dewasa ini hendaknya membuat setiap kita untuk lebih mawas diri agar terhindar dari penyakit tersebut.  Untuk itu menjaga kebersihan, merupakan hal yang wajib dilakukan. Banyak faktor yang perlu diperhatikan, antara lain:

  1.  Kebersihan diri meliputi kebiasaan mencuci tangan yang baik, penampilan yang bersih & sesuai.  
  2. Kebersihan lingkungan sekitar, gunakan produk pembersih yang tidak hanya melulu wangi namun juga mengandung disinfektan.
  3. Kebersihan perlengkapan sehari – sehari yang digunakan, mencuci & menata dengan baik.

 

Untuk itu gunakanlah produk – produk yang di desain khusus untuk digunakan:

  1. Hand Sanitizer, jel sanitasi yang mengandung ethanol, sebagai bahan aktif untuk membunuh berbagai jenis pathogen microorganism. Baik digunakan setelah mencuci tangan,hal ini guna membunuh kuman di tangan.
  2. VG Wash, cairan konsentrat sanitasi dengan campuran air. VG Wash digunakan untuk mendisinfektan sayur & buah.
  3. Antibac, sabun cuci tangan yang tidak berbau & berwarna, mengandung ……..
  4. Qsan, konsentrat berbahan dasar disinfektan dengan jangkauan aplikasi di berbagai area seperti: permukaan lantai & berbagai permukaan lainnya.
  5. All in one, cairan permbersih serba guna yang dapat digunakan untuk mencuci piring, mengepel lantai & berbagai keperluan pembersih lainnya.

Seperti kata sebuah pepatah: “Bersih pangkal sehat”, seperti itu jugalah seharusnya kita menerapkannya dalam kehidupan sehari – hari. Mari kita mulai kebiasaan hidup sehat sejak dini, karena sehat itu mahal.

 

 

iClean Promo
 
Clean Note
Page 1
 

Page 1